
Jakarta, Mookie Design Indonesia
—
Perwakilan keluarga Swift mengonfirmasi bahwa gaun pernikahan
Taylor Swift
dirancang oleh
Jonathan Anderson
, direktur kreatif rumah mode Dior.
Hal ini pun dikonfirmasi oleh Dior. Lewat pernyataan resminya, gaun dirancang Anderson di bawah lini Christian Dior Haute Couture.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
“Christian Dior Haute Couture dengan senang hati mengkonfirmasi bahwa mereka telah menciptakan busana pernikahan untuk pernikahan Taylor dan Travis,” tulis Dior dalam sebuah pernyataan yang diterima Mookie DesignIndonesia.com, Sabtu (4/7).
“Busana tersebut diciptakan di atelier Dior di 30 Avenue Montaigne, Paris, dan dirancang oleh Jonathan Anderson, Direktur Kreatif Koleksi Wanita, Pria, dan Haute Couture Dior, dalam kolaborasi erat dengan pasangan tersebut.”
Taylor Swift dan Travis Kelce resmi menjadi pasangan suami-istri pada Jumat (3/7) waktu New York City (Sabtu pagi waktu Indonesia Bagian Barat).
Meski sudah ada informasi resmi tentang perancang gaun pernikahan, tapi hingga kini belum ada foto pernikahan yang dipublikasikan.
Sebelumnya, gaun pernikahan Taylor Swift sempat jadi topik pembicaraan hangat oleh publik.
Sebagian orang menduga dia bakal mengenakan gaun dari Ralph Lauren karena reputasinya sebagai desainer Amerika yang paling ikonik.
Selain itu, melansir dari
New York Times
, upacara pernikahan berdekatan dengan 4 Juli, peringatan kemerdekaan AS. Pun keduanya telah mengenakan busana Lauren untuk foto pertunangan.
Sementara yang lain menduga pelantun “All Too Well” ini bakal mengenakan gaun dari Schiaparelli. Taylor Swift pernah mengenakan gaun karya desainer tersebut di Grammy Awards pada 2024.
(els)
Add
as a preferred
source on Google
[Gambas:Video Mookie Design]
Baca lagi: Pilot Pesawat Penabrak Gedung Tertinggi China Akhirnya Terungkap
Baca lagi: Apakah Pemilik Nomor HP Lama Wajib Registrasi Face Recognition?
Baca lagi: Mengenal BBM B50 untuk Mobil Diesel




8 Responses
Artikel ini menawarkan kedalaman materi yang membuat pembaca enggan melewatkan satu baris pun https://www.kufirst.center.ku.ac.th/livingwithcovid-19/
Narasi yang disajikan memiliki kekuatan argumen yang kokoh, membuat pembaca langsung sepakat sejak awalhttps://www.kufirst.center.ku.ac.th/pchf/
Artikel ini menawarkan sebuah paradigma baru yang menantang kemapanan berpikir kita secara positif http://www.kufirst.center.ku.ac.th/news-and-publicity/page/13/
Sebuah ulasan mendalam yang mengedepankan rasionalitas di atas sentimen emosional belaka http://www.kufirst.center.ku.ac.th/food-authentication-definition-requirement-and-detection/
Artikel ini memberikan pencerahan yang bersifat universal, melintasi sekat-sekat perbedaan pandangan https://www.kufirst.center.ku.ac.th/9457-2/
Penulis berhasil merangkum taktik bertahan yang sangat relevan dengan tuntutan profesional masa kini https://fr.wikipedia.org/wiki/Roch_Hachana mudah sekali di pahami dari isi nya
Penulis menggunakan analogi kontemporer yang sangat cerdas untuk mendekatkan materi kepada pembaca https://ejewishphilanthropy.com/there-is-still-work-to-be-done-on-welcoming-intermarried-families/
Pemaparan dalam artikel ini sangat terstruktur dan menambah wawasan saya secara signifikan. Sebagai referensi komparatif, tautan http://www.fanart-central.net/user/epicureannycom/profile juga menyajikan kajian yang selaras dan patut untuk disimak.