
Daftar Isi
Nutrisi sourdough vs roti lain
1. Kalori
2. Protein
3. Serat dan lemak
Jakarta, Mookie Design Indonesia
—
Roti
sourdough
semakin populer dalam beberapa tahun terakhir. Tak sedikit orang menyebut
sourdough
lebih sehat dibanding roti biasa, terutama karena dianggap lebih ramah untuk
pencernaan
.
Sejumlah ahli gizi menyebut
sourdough
memang cenderung lebih mudah dicerna dibanding roti yang dibuat menggunakan ragi instan biasa.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Mengutip dari
Real Simple
,
sourdough
merupakan roti yang dibuat melalui proses fermentasi alami menggunakan
starter
, yakni campuran tepung dan air yang menghasilkan ragi serta bakteri baik secara alami dari udara. Proses fermentasi ini berlangsung lebih lama dibanding roti biasa.
Ahli gizi Jordan Langhough mengatakan, proses fermentasi panjang itulah yang membuat
sourdough
lebih mudah ditoleransi tubuh.
Ragi dan bakteri baik pada
sourdough
membantu melakukan proses pencernaan awal dengan memecah gluten dan pati sebelum roti masuk ke lambung.
Menurutnya, kondisi tersebut membuat banyak orang yang biasanya merasa kembung setelah makan roti biasa menjadi lebih nyaman saat mengonsumsi
sourdough
.
Fermentasi pada sourdough juga mengubah struktur pati dalam roti. Ahli gizi Jackie Bridson menjelaskan, perubahan tersebut dapat memperlambat proses pencernaan sekaligus membantu menjaga gula darah lebih stabil.
Bridson menjelaskan,
sourdough
dapat lebih mudah dicerna bagi sebagian orang karena fermentasi mengubah struktur pati sehingga penyerapan gula terjadi lebih lambat.
Selain itu,
sourdough
juga disebut memiliki indeks glikemik lebih rendah dibanding roti putih biasa. Artinya, roti ini tidak menyebabkan lonjakan gula darah setinggi roti olahan pada umumnya.
Seorang ahli gizi, Megan Huff mengatakan, bakteri asam laktat yang muncul selama fermentasi juga membantu menurunkan kadar fitat, yaitu senyawa yang dapat menghambat penyerapan nutrisi dalam tubuh.
Dengan berkurangnya fitat, tubuh dinilai lebih mudah menyerap sejumlah nutrisi penting seperti zat besi, selenium, dan vitamin B yang terkandung dalam roti.
Nutrisi sourdough vs roti lain
Mengutip dari
Martha Stewart
, ada beberapa perbandingan nutrisi roti
sourdough
dengan roti lainnya jika dibuat dengan jenis tepung yang sama. Berikut yang bisa diperhatikan.
1. Kalori
Roti
sourdough
mengandung kalori yang lebih besar dibanding jenis lain yaitu 319 kalori per 100 gram. Sementara roti putih memiliki 238 kalori, roti gandum 252 kalori, roti biji-bijian utuh 265 kalori.
2. Protein
Sourdough
memiliki kandungan protein sekitar 13 gram (g). Sementara roti putih 10,7 g; roti gandum 12,4 g; dan roti biji-bijian utuh 13,4 g.
3. Serat dan lemak
Roti
sourdough
memiliki serat yang lebih sedikit sekitar 3,1 g dibandingkan roti putih yang mengandung 9,2 g; roti gandum utuh 6 g; dan roti gandum kasar 7,4 g. Sementara itu, kandungan lemaknya sekitar 2,14 gram dan hampir sama dengan roti putih.
Meski demikian,
sourdough
bukan berarti bebas dikonsumsi tanpa batas. Kandungan karbohidrat pada roti ini tetap perlu diperhatikan, terutama bagi orang yang sedang menjaga berat badan atau mengontrol gula darah.
Agar manfaatnya lebih optimal,
sourdough
juga dianjurkan dikombinasikan dengan sumber protein, serat, atau lemak sehat seperti telur, alpukat, sayuran, selai kacang, maupun minyak zaitun.
Meski lebih mudah dicerna,
sourdough
tetap mengandung gluten. Karena itu, roti ini tidak disarankan bagi orang dengan intoleransi gluten.
(nga/asr)
Add
as a preferred
source on Google
Baca lagi: KPop Demon Hunters Betah Kuasai Top 10 Netflix Global 48 Pekan
Baca lagi: Komdigi Godok Aturan Daftar Media Sosial Wajib Cantumkan Nomor HP
Baca lagi: Aria Bima: PDIP Tidak Nyinyir ke Pemerintah



