Perempuan Harus Catat, Ini 5 Cara Memperlambat Haid yang Aman

Daftar Isi

Cara memperlambat haid yang aman

1. Pil KB

2. Cincin dan plester vagina

3. Suntik KB

4. Norethisterone

5. Intrauterine device (IUD)

Jakarta, Mookie Design Indonesia

Menstruasi

atau

haid

merupakan tamu bulanan yang tak bisa dicegah kedatangannya. Tanggalnya bisa diprediksi, tetapi jika ingin memperlambat kemunculannya, harus dengan metode tertentu.

Terkadang

perempuan

ingin menunda haid demi kepentingan tertentu. Misalnya hendak bepergian jauh atau melakukan ibadah penting dalam waktu dekat.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Adapun cara memperlambat haid cenderung lebih banyak dilakukan dengan pemasangan alat kontrasepsi. Apa saja cara tersebut?

Cara memperlambat haid yang aman

Banyak yang mencoba menunda haid dengan cara alami, misalnya minum air cuka, jus lemon, hingga jus nanas. Namun berbagai cara ini belum terbukti secara ilmiah.

Cara memperlambat haid yang efektif membutuhkan intervensi medis, tetapi tergolong aman. Berikut ini beberapa cara menunda haid yang aman:

1. Pil KB

Salah satu cara yang efektif untuk menunda haid, yakni dengan mengonsumsi pil KB. Menurut

Cleveland Clinic

, konsumsilah pil aktif yang mengandung hormon selama tiga minggu.

Biasanya, di minggu keempat Anda akan mengonsumsi pil plasebo yang tidak mengandung hormon. Jika ingin memperlambat kemunculan haid, Anda tidak perlu mengonsumsi pil plasebo.

Cara ini akan menjaga kadar estrogen dan progesteron tetap tinggi, sehingga lapisan rahim tidak akan luruh.

2. Cincin dan plester vagina

Sama seperti pil KB, metode ini akan memberikan hormon selama tiga minggu. Cara menggunakan plester, yakni tinggal menempelkannya di perut dan diganti setiap minggu.

Adapun pemasangan cincin plastik, yakni dengan dimasukkan ke dalam vagina selama tiga minggu. Jika ingin memperlambat kemunculan haid, jangan hentikan penggunaan plester atau cincin setelah 3 minggu.

3. Suntik KB

Selain minum pil, Anda bisa memilih suntik KB yang bisa dilakukan setiap tiga bulan sekali. Suntik KB biasanya mengandung dosis progesteron yang tinggi.

Suntikan ini memiliki tingkat keberhasilan tertinggi jika ingin menghentikan menstruasi dalam jangka panjang. Estrogen akan ditekan secara maksimal, begitu juga dengan penumpukan jaringan.

Namun karena kadar hormonnya tinggi, kemungkinan ada efek samping seperti kembung, perubahan suasana hati, hingga penambahan berat badan.

4. Norethisterone

Mengutip

Healthline

, norethisterone merupakan obat yang dapat memperlambat kemunculan haid. Untuk mendapatkannya, dokter harus meresepkannya untuk Anda.

Dokter biasanya meresepkan tiga tablet sehari, dimulai 3-4 hari sebelum masa haid diperkirakan muncul. Setelah Anda berhenti minum obat, haid akan muncul 2-3 hari kemudian.

5. Intrauterine device (IUD)

Selain jadi alat kontrasepsi, IUD juga bisa jadi alternatif cara memperlambat haid. IUD merupakan alat berbentuk T yang dimasukkan ke dalam rahim.

Alat kontrasepsi ini memiliki versi tembaga dan versi plastik. Versi plastik merupakan satu-satunya yang mengandung hormon dan bisa meringankan bahkan menghentikan menstruasi.

Itu dia beberapa cara memperlambat haid yang aman. Untuk mencoba salah satu metode ini, sebaiknya konsultasikan dengan dokter terlebih dahulu.

(rti)

Add

as a preferred

source on Google

Baca lagi: Polisi Tangkap Pelaku Penyiram Air Keras ke Pria di Bekasi

Baca lagi: KPK Panggil Sejumlah Pengusaha di Kasus Bea Cukai

Baca lagi: Survei: 50,9 Persen Warga Indonesia Tak Sepakat RI Gabung BoP

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Kamu mungkin juga menyukai: