Maskapai Korea Setop Angkut Ayam ke Filipina Gara-gara Sabung Ayam

Jakarta, Mookie Design Indonesia

Maskapai asal

Korea Selatan

, Korean Air, resmi mengumumkan larangan pengangkutan ayam untuk rute penerbangan dari Amerika Serikat menuju

Filipina

.

AFP pada Sabtu (2/5) memberitakan kebijakan tersebut diambil di tengah desakan publik yang menyoroti masifnya sabung ayam di negara tetangga tersebut.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Filipina memang dikenal memiliki fanatisme luar biasa terhadap sabung ayam. Berdasarkan estimasi industri, perputaran uang taruhan di sana bisa mencapai puluhan juta dolar setiap harinya.

Dalam setiap pertandingan, dua ekor ayam jantan yang dipasangi taji logam bertarung hingga mati dalam waktu yang biasanya kurang dari satu menit.

Menariknya, Amerika Serikat ternyata menjadi sumber utama pemasok ayam aduan berkualitas bagi para peternak di Filipina.

[Gambas:Video Mookie Design]

Eduardo Eugenio sebagai peternak lokal mengakui bahwa penutupan jalur impor dari AS akan memberikan dampak yang sangat besar bagi sabung ayam yang disebut sebagai industri ini.

“Orang Amerika tidak ada tandingannya dalam hal pengembangan materi indukan,” ujar Eugenio yang mengelola peternakan berisi 300 ekor ayam di Kota Tagum tersebut.

Dalam pernyataan resminya kepada AFP pada Sabtu (2/5), Korean Air mengonfirmasi bahwa mereka telah menangguhkan pengangkutan ayam jantan dari segala usia untuk rute AS-Filipina.

“Korean Air berkomitmen pada pengangkutan hewan hidup yang aman dan sah, sesuai dengan hukum serta peraturan yang berlaku,” tulis pihak maskapai.

Meski Korean Air tidak secara spesifik menyebut sabung ayam dalam pernyataannya, kelompok advokasi hewan yakin betul bahwa ini adalah hasil dari kampanye panjang mereka.

Jana Sevilla selaku juru bicara PETA di Filipina, menyatakan bahwa keputusan ini “sudah pasti” berkaitan dengan aktivitas sabung ayam.

“Kami sangat berharap maskapai lain akan mengikuti jejak ini. Kami mengapresiasi langkah Korean Air,” tuturnya.

Keputusan itu diambil setelah kelompok Animal Wellness Action mengklaim bahwa Korean Air merupakan salah satu maskapai global terbesar yang terlibat dalam pengangkutan burung aduan secara ilegal.

Mereka menyebut para pemasok di AS sering kali menyamar sebagai petani atau peternak biasa untuk mengirimkan puluhan ribu ayam aduan ke Filipina setiap tahunnya.

Dengan adanya larangan ini, para aktivis berharap praktik yang mereka nilai kejam tersebut dapat ditekan secara global.

(afp/chri)

Add

as a preferred

source on Google

Baca lagi: NATO Turun Tangan Usai AS Putuskan Tarik 5.000 Pasukan dari Jerman

Baca lagi: Polisi Tetapkan 6 Pelajar Tersangka Kericuhan di Tamansari Bandung

Baca lagi: Menteri LH Jumhur Hidayat ke Perusak Lingkungan: Berhentilah!

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Kamu mungkin juga menyukai: