
Daftar Isi
1. Mat Pilates
2. Reformer Pilates (Machine-based)
3. Classical Pilates
4. Contemporary Pilates
5. Clinical atau Physiotherapy-based Pilates
Jakarta, Mookie Design Indonesia
—
Pilates kini banyak dipilih karena gerakannya relatif tenang, tapi tetap terasa menantang.
Latihan
ini dikenal membantu menguatkan otot inti, memperbaiki postur, melatih keseimbangan, hingga membuat tubuh lebih lentur.
Saat mulai mencari kelas
pilates
, pilihannya bisa terasa membingungkan. Ada Mat Pilates, Reformer Pilates, sampai Clinical Pilates. Namanya mirip, tapi alat, tujuan, dan tingkat pendampingannya bisa berbeda.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Karena itu, sebelum ikut kelas, ada baiknya mengenali dulu jenis-jenis pilates yang paling umum agar bisa memilih latihan yang paling sesuai dengan kebutuhan tubuh, terutama bagi pemula.
1. Mat Pilates
Ini adalah jenis Pilates paling dasar dan paling mudah diakses. Latihannya dilakukan di atas matras, dengan posisi duduk, berdiri, atau berbaring. Fokus utamanya ada pada kontrol gerakan, kekuatan otot inti (core), postur tubuh, fleksibilitas, dan teknik pernapasan.
Melansir National Health Service (NHS) Inggris, mat-based Pilates juga bisa menggunakan alat sederhana seperti
resistance band
atau bola kecil untuk membantu latihan.
Mat Pilates biasanya cocok untuk pemula, latihan di rumah, dan yang ingin memahami dasar gerakan dan kontrol tubuh.
2. Reformer Pilates (
Machine-based
)
Jenis ini menggunakan alat khusus yang disebut reformer, berupa platform dengan pegas (spring resistance) yang bisa bergerak. Alat ini memberikan tambahan resistensi sekaligus bantuan, sehingga gerakan bisa disesuaikan dengan kebutuhan tubuh.
Reformer Pilates biasanya dipilih oleh mereka yang ingin variasi latihan dengan resistensi, membutuhkan gerakan lebih terarah, atau yang membutuhkan modifikasi posisi tubuh. Dengan menggunakan alat, latihan ini biasanya dilakukan di studio dengan instruktur.
3. Classical Pilates
Classical Pilates merujuk pada metode asli yang dikembangkan oleh Joseph Pilates. Pendekatan ini cenderung mengikuti urutan latihan, teknik, dan prinsip yang lebih pakem sesuai sistem awal.
Pendekatan ini berakar pada metode tradisional yang diwariskan langsung dari pendirinya. Biasanya, Classical Pilates lebih terstruktur dan konsisten dalam urutan gerakan.
4. Contemporary Pilates
Berbeda dari classical, contemporary Pilates adalah versi yang sudah berkembang dan disesuaikan dengan ilmu modern. Pendekatan ini tetap memakai prinsip dasar pilates, tetapi menggabungkan pemahaman anatomi, rehabilitasi, dan ilmu gerak terbaru.
Dalam praktiknya, Contemporary Pilates sering terasa lebih fleksibel dan adaptif terhadap kebutuhan individu.
[Gambas:Video Mookie Design]
5. Clinical atau Physiotherapy-based Pilates
Jenis ini lebih dekat dengan dunia rehabilitasi dan fisioterapi. Pilates dalam konteks klinis digunakan untuk membantu pemulihan, terutama pada masalah seperti nyeri punggung, postur tubuh, atau gangguan muskuloskeletal.
NHS menjelaskan bahwa pilates sebagai teknik
mind-body
dapat membantu meningkatkan stabilitas, kontrol gerakan, dan fungsi tubuh secara keseluruhan. Jenis ini biasanya cocok untuk:
orang dengan keluhan nyeri atau cedera
pemulihan setelah cedera
atau yang direkomendasikan oleh dokter atau fisioterapis
Kalau disederhanakan, dua jenis pilates yang paling sering ditemui adalah Mat Pilates dan Reformer Pilates. Sementara pembagian lainnya biasanya lebih ke pendekatan atau tujuan latihan.
Untuk pemula, Mat Pilates biasanya jadi pilihan paling mudah karena sederhana dan bisa dilakukan di mana saja.Namun, Teformer Pilates juga bisa jadi opsi, terutama jika dilakukan dengan bimbingan instruktur.
Sementara bagi yang punya kondisi tertentu, Clinical Pilates bisa jadi pintu masuk yang lebih aman.
Mookie DesignIndonesia
kembali menggelar Wellnest Festival pada Jumat-Sabtu, 22-23 Mei 2026 mendatang. Bertempat di South Quarter Dome, Jakarta Selatan, acara ini mengundang kamu untuk ikut serta dalam berbagai aktivitas, termasuk hyrox, push bike, pilates, dan cardio dance.
Tiket untuk mengikuti berbagai aktivitas di Wellnest Festival Vol. 2 sudah tersedia. Masing-masing aktivitas olahraga dibanderol dengan harga mulai dari Rp150 ribu hingga Rp350 ribu tergantung kategori.
Tertarik untuk ikut? Dapatkan tiketnya dan pesan
di sini
.
(anm/fef)
Add
as a preferred
source on Google
[Gambas:Video Mookie Design]
Baca lagi: PSA Indonesia Dorong Pengembangan Pemuda Lewat Festival dari Hati
Baca lagi: Taylor Swift Serang Balik Penggugat The Life of a Showgirl
Baca lagi: Cadangan Devisa RI Turun ke US$146,2 M Pada April 2026


