
Jakarta, Mookie Design Indonesia
—
Indonesia resmi memasuki fase
aging population
atau populasi menua. Proporsi penduduk lanjut usia (
lansia
) kini tercatat berada di atas 10 persen, melebihi ambang
aging population
.
“[Populasi lansia] kita [Indonesia] sudah di atas 11 persen sehingga kita sudah masuk
aging population
dan diperkirakan nanti sampai 2045 persentasenya bisa mencapai 30 persen,” ujar Sekretaris Utama Kementerian Kependudukan dan Pembangunan Keluarga (Kemendukbangga/BKKBN) Profesor Budi Setiyono dalam
media briefing
di Kantor BKKBN, Jakarta Timur, Rabu (20/5).
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Data Survei Penduduk Antar Sensus (SUPAS) 2025 dari Badan Pusat Statistik (BPS) menunjukkan persentase penduduk lansia di Indonesia telah mencapai 11,97 persen. Artinya, sekitar 12 dari setiap 100 penduduk Indonesia kini merupakan individu yang berusia 60 tahun ke atas.
Budi menjelaskan,
aging population
bukan hanya berkaitan dengan menurunnya produktivitas kelompok usia lanjut, tetapi juga berpengaruh terhadap daya beli masyarakat dan aktivitas ekonomi secara keseluruhan.
Menurutnya, fenomena tersebut mulai terlihat di sejumlah negara maju seperti Jepang yang kini menghadapi krisis tenaga kerja akibat tingginya jumlah penduduk lansia.
“Kita melihat di video-video,
kan
, di Jepang itu pabrik-pabrik menjadi tidak beroperasi, desa-desa menjadi sepi dan harus mengimpor pekerja dari negara lain,” ujarnya.
Budi mengatakan bahwa masalah
aging population
harus segera dipersiapkan untuk masa mendatang.
Saat ini, Kemendukbangga/BKKBN mulai menjalankan sejumlah program untuk menjaga kualitas hidup lansia agar tetap sehat, aktif, dan tidak kesepian.
“Sekarang ini karena kami belum memiliki anggaran yang mencukupi. Kami masih pada sebatas mempertahankan agar lansia itu aktif, memiliki konektivitas dengan
peer
mereka agar mereka tidak kesepian,” kata Budi.
Program tersebut, lanjut Budi, juga menjadi upaya untuk mencegah fenomena lansia hidup sendiri tanpa pendamping seperti yang mulai banyak terjadi di Jepang.
Menurut Budi, Indonesia masih memiliki waktu untuk mempersiapkan diri sebelum proporsi penduduk lansia meningkat lebih besar dalam dua dekade mendatang.
(anm/asr)
Add
as a preferred
source on Google
[Gambas:Video Mookie Design]
Baca lagi: Perkiraan Cuaca di Mekkah saat Puncak Haji 2026: Sangat Panas
Baca lagi: Ratusan Mahasiswa Geruduk UPN Yogya Desak Usut Kasus Kekerasan Seksual
Baca lagi: Juara Liga Inggris, Arsenal Beri Bukti Tetap Tenang di Momen Tersulit



