Dukung Perempuan, Gym di China Perpanjang Membership saat Haid

Jakarta, Mookie Design Indonesia

Bagi sebagian

perempuan

, pergi ke

gym

saat

menstruasi

memang tidak selalu terasa nyaman. Ada hari-hari ketika tubuh lebih cepat lelah, perut terasa nyeri, atau gerakan tertentu justru bikin badan makin tidak enak.

Karena itu, tidak sedikit yang memilih mengurangi intensitas latihan, bahkan istirahat sejenak dari rutinitas olahraga.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Dari kebutuhan inilah muncul pendekatan yang cukup menarik di China, sejumlah

gym

khusus perempuan mulai memperpanjang masa membership untuk menyesuaikan dengan siklus menstruasi

member

-nya.

Kebijakan ini terdengar sederhana, tapi dinilai lebih ramah pada kebutuhan tubuh perempuan.

Melansir dari

China Daily

, sebuah

gym

khusus perempuan di Tianjin, China memperpanjang

membership

bulanan selama tujuh hari. Kebijakan itu dibuat untuk mengakomodasi siklus menstruasi para member.

Artinya, jika masa aktif membership biasanya sekitar 30 hari, maka durasinya secara praktis bisa menjadi sekitar 37 hari. Tujuannya agar perempuan yang tidak bisa berolahraga optimal saat menstruasi tidak merasa kehilangan waktu latihan yang sudah dibayar.

Bukan cuma tambah hari, tapi juga ubah jenis latihan

Selain itu, gym di China juga mulai menyesuaikan program latihan dengan kondisi tubuh saat menstruasi.

Beberapa

gym

disebut menyediakan kelas khusus saat menstruasi, dengan latihan yang lebih ringan dan minim tekanan pada area perut. Gerakan seperti

sit-

up

atau

squat

intens, misalnya, cenderung dihindari pada periode tersebut.

Selain itu, durasi

membership

juga disebut bisa diperpanjang secara proporsional sesuai kebutuhan member. Meski tidak selalu disebut angka pasti, pola ini menunjukkan adanya fleksibilitas yang sebelumnya jarang ditemukan di pusat kebugaran biasa.

Fenomena ini juga tidak muncul sendirian, dalam beberapa tahun terakhir,

gym

khusus perempuan atau

women-only

gym

memang semakin berkembang di kota-kota besar di China.

Daya tariknya bukan hanya soal privasi, tetapi juga karena pendekatannya dianggap lebih paham kebutuhan perempuan. Mulai dari suasana ruang, jenis kelas, sampai kebijakan

membership

, semuanya dibuat lebih spesifik dan personal.

(anm/asr)

Add

as a preferred

source on Google

Baca lagi: Dampak Krisis Iklim, Penguin Kaisar Terancam Punah

Baca lagi: Asosiasi Ungkap Dampak Perang Iran ke Material Fiber Optik

Baca lagi: Pasien di Medan Ngaku Diangkat Rahim Tanpa Persetujuan, RS Bantah

One Response

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Kamu mungkin juga menyukai: