
Daftar Isi
NOVA 1: makanan segar atau minim proses
NOVA 2: bahan masak
NOVA 3: processed foods atau makanan olahan sederhana
NOVA 4: ultra-processed foods (UPF)
Jakarta, Mookie Design Indonesia
—
Sarden kalengan sering mendapat cap sebagai makanan tidak sehat karena dianggap termasuk
ultra-processed food
(
UPF
). Ternyata, tidak semua
makanan kaleng
otomatis masuk kategori makanan ultra-proses.
Menurut sejumlah jurnal kesehatan dan gizi, UPF merupakan produk formulasi industri yang dibuat dari bahan-bahan hasil ekstraksi makanan, seperti lemak, pati, dan gula.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Produk ini umumnya mengandung sedikit bahkan kadang tanpa bahan utuh (
whole food
), serta ditambah berbagai zat aditif seperti perisa, pewarna, pemanis, hingga emulsifier. Lalu, apakah makanan kalengan sudah pasti termasuk dalam makanan UPF?
Guru Besar Ilmu dan Teknologi Pangan IPB, Prof Dr Ir Purwiyatno Hariyadi mengatakan makanan kalengan tidak otomatis berarti tidak sehat.
“Yang tidak menyehatkan itu kandungan gula, garam, lemaknya, atau apakah ada bahan tambahannya,” ujar Purwiyatno, Selasa (19/5), seperti dikutip dari
detikhealth.
Ia menekankan konsumen sebaiknya membaca label komposisi dan informasi nilai gizi sebelum membeli makanan kemasan.
“Tolong lihat kandungan garamnya. Kandungan lemaknya. Karena formulasi sarden juga ada yang sardin in brine, berarti garam. Ada sardin in oil, berarti lemak,” katanya.
Menurutnya, penilaian makanan tidak cukup hanya dilihat dari bentuk kemasannya. Kandungan garam, gula, lemak, hingga bahan tambahan justru menjadi faktor yang lebih penting diperhatikan.
Dalam dunia gizi, klasifikasi makanan olahan sendiri paling sering mengacu pada sistem NOVA yang dikembangkan peneliti Brasil, Carlos Monteiro. Sistem ini membagi makanan menjadi empat kelompok berdasarkan tingkat pengolahannya.
Mengutip studi ilmiah Definitions of Ultra-Processed Foods Beyond NOVA, makanan UPF umumnya memiliki formulasi industri yang kompleks, mengandung banyak zat aditif, dan menggunakan bahan yang jarang dipakai dalam dapur rumah tangga.
Secara sederhana, klasifikasi NOVA dibagi menjadi:
NOVA 1: makanan segar atau minim proses
Kelompok ini mencakup makanan alami yang belum banyak diproses, seperti buah, sayur, telur, susu, ikan segar, dan kacang-kacangan.
NOVA 2: bahan masak
Bahan yang digunakan untuk memasak atau memberi rasa, seperti gula, garam, mentega, dan minyak.
NOVA 3:
processed foods
atau makanan olahan sederhana
Makanan dalam kelompok ini dibuat dengan tambahan garam, gula, atau minyak untuk memperpanjang daya simpan atau meningkatkan rasa. Contohnya ikan kalengan sederhana, keju, acar, dan roti tradisional.
NOVA 4:
ultra-processed foods
(UPF)
Produk formulasi industri yang umumnya mengandung banyak bahan tambahan seperti perisa, pewarna, pemanis, emulsifier, hingga zat aditif lain. Contohnya soda, snack kemasan, mi instan tertentu, nugget, hingga makanan siap santap.
Dengan klasifikasi tersebut, sarden kalengan tidak selalu masuk kategori UPF. Jika komposisinya sederhana, misalnya hanya berisi ikan sarden, air, minyak, garam, atau saus tomat sederhana, produk tersebut lebih sering dikategorikan sebagai
processed food
atau NOVA 3.
Di sisi lain, sarden juga dikenal sebagai sumber protein, omega-3, vitamin D, kalsium, dan lemak sehat. Maka dari itu sarden kalengan sederhana dinilai masih bisa menjadi pilihan praktis selama kandungan natrium dan bahan tambahannya tidak berlebihan.
Meski begitu, sarden kalengan tetap bisa masuk kategori UPF bila mengandung banyak bahan tambahan seperti flavor enhancer, perisa buatan, emulsifier, modified starch, pemanis tambahan, atau saus ultra-proses.
Masalahnya biasanya bukan pada kalengnya, melainkan kadar natrium yang tinggi, gula tambahan, atau terlalu banyak zat aditif dalam produk tertentu.
Artinya, sarden kalengan sederhana masih berbeda dengan makanan ultra-proses seperti soda, sosis industri, atau
frozen ready meals
yang umumnya memiliki formulasi industri lebih kompleks dan banyak bahan tambahan.
(fef/anm/fef)
Add
as a preferred
source on Google
[Gambas:Video Mookie Design]
Baca lagi: Joe Taslim Bocorkan Nasib Karakternya di Mortal Kombat III
Baca lagi: 3 Kapal Tanker Raksasa Berhasil Keluar Selat Hormuz, Ada Tujuan RI?
Baca lagi: Sudah 4 Hari Kebakaran Pabrik Plastik di Jakbar Belum Padam



