Arab Saudi Terbitkan Pedoman Cegah Hantavirus buat Wisatawan

Jakarta, Mookie Design Indonesia

Otoritas Kesehatan Masyarakat

Arab Saudi

atau Weqaya menerbitkan pedoman pencegahan

Hantavirus

bagi wisatawan menyusul kasus mewabahnya virus tersebut di kapal pesiar

MV Hondius

di Samudra Atlantik.

Imbauan itu dikeluarkan sebagai langkah antisipasi selama liburan musim panas, ketika mobilitas dan perjalanan internasional meningkat di berbagai negara.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Melansir dari

Saudi Press Agency

, Weqaya menyebut, pihaknya terus memantau perkembangan kasus Hantavirus bersama World Health Organization (WHO). Risiko masuknya virus ke wilayah kerajaan juga terbilang masih rendah dan kemungkinan penyebarannya sangat kecil.

Penilaian tersebut didasarkan pada sistem peringatan dini, pengawasan epidemiologi, hingga pemantauan ketat di pintu masuk negara.

Hantavirus merupakan penyakit langka yang ditularkan terutama melalui paparan urine, kotoran, atau air liur hewan pengerat yang terinfeksi. Virus juga dapat menyebar ketika seseorang menghirup partikel udara yang telah terkontaminasi.

Penularan antar manusia tergolong jarang dan hanya terjadi pada kasus tertentu yang melibatkan jenis virus tertentu serta kontak erat berkepanjangan.

Oleh karena itu, wisatawan diminta tetap waspada dan menerapkan langkah pencegahan dasar selama bepergian.

Weqaya mengimbau masyarakat mengikuti panduan kesehatan resmi sebelum melakukan perjalanan serta memastikan seluruh persyaratan kesehatan telah dipenuhi.

Mengutip dari

Gulf News

, pelancong diminta untuk memerhatikan beberapa hal ini sebelum pergi:

– Ikuti pedoman kesehatan yang dikeluarkan oleh otoritas resmi.

– Menjaga keamanan makanan dan air.

– Memperhatikan kebersihan pribadi.

– Menghindari kontak dengan hewan pengerat dan area yang terkontaminasi.

– Memastikan perlindungan kesehatan yang memadai saat berada di luar negeri.

Weqaya juga menyarankan wisatawan memiliki perlindungan asuransi kesehatan selama perjalanan sebagai langkah antisipasi apabila terjadi kondisi darurat medis.

Selain itu, masyarakat diminta hanya mengikuti informasi dari sumber resmi dan tidak mudah percaya pada rumor terkait Hantavirus.

Weqaya menegaskan setiap perkembangan situasi akan diumumkan melalui kanal resmi pemerintah dan lembaga kesehatan terkait.

(nga/asr)

Add

as a preferred

source on Google

Baca lagi: Tutup Medan Coding Competition, Rico Waas Tekankan Peran Teknologi

Baca lagi: Daerah Mana Saja yang Terpanggang di Awal Mei 2026? Ini Kata BMKG

Baca lagi: Belasan Suporter Diamankan Polisi usai Nobar Persija vs Persib

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Kamu mungkin juga menyukai: