
Daftar Isi
Bolehkah ibu hamil makan cokelat?
Kapan ibu hamil sebaiknya membatasi cokelat?
Makanan yang sebaiknya dihindari selama hamil
Jakarta, Mookie Design Indonesia
—
Banyak ibu hamil mengaku lebih sering mengidam makanan manis, termasuk
cokelat
. Rasanya yang lezat memang bisa membantu memperbaiki suasana hati, tetapi apakah ibu hamil boleh makan cokelat?
Jangan khawatir, ternyata
ibu hamil
tetap boleh makan cokelat selama dikonsumsi dalam jumlah yang wajar. Bahkan, beberapa penelitian menunjukkan bahwa cokelat, terutama
dark chocolate,
berpotensi memberikan manfaat bagi ibu dan janin.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Namun, konsumsi berlebihan tetap perlu dihindari karena kandungan gula, kalori, dan kafeinnya.
Bolehkah ibu hamil makan cokelat?
Melansir dari situs
Baby Center,
jawaban dari pertanyaan apakah ibu hamil boleh makan cokelat adalah boleh. Cokelat aman dikonsumsi oleh sebagian besar ibu hamil, asalkan tidak berlebihan.
Beberapa penelitian menunjukkan bahwa konsumsi dark chocolate dalam porsi kecil sejak trimester pertama dapat membantu melancarkan aliran darah ke plasenta, sehingga mendukung suplai oksigen dan nutrisi untuk janin.
Selain itu, ada pula penelitian yang mengaitkan konsumsi cokelat dengan penurunan risiko preeklamsia dan hipertensi selama kehamilan, meski masih diperlukan penelitian lebih lanjut untuk memastikan manfaat tersebut.
Meski aman, cokelat tetap perlu dibatasi. Alasannya, makanan ini mengandung gula, kalori, dan kafein yang jika dikonsumsi berlebihan dapat berdampak kurang baik bagi kesehatan ibu maupun janin.
Organisasi profesi kebidanan merekomendasikan agar asupan kafein selama kehamilan tidak melebihi 200 miligram per hari. Karena itu, jika ibu hamil juga mengonsumsi kopi, teh, atau minuman berkafein lainnya, penting untuk tetap memperhatikan total asupan kafein harian.
Sebagai gambaran, sekitar 30 gram
milk chocolate
mengandung kurang dari 10 miligram kafein, sedangkan
dark chocolate
memiliki kandungan kafein sedikit lebih tinggi, sekitar 12 miligram per 30 gram.
Selain itu, cokelat juga tinggi gula dan kalori. Jika dikonsumsi terlalu sering, makanan ini dapat meningkatkan risiko kenaikan berat badan berlebih selama kehamilan.
Kapan ibu hamil sebaiknya membatasi cokelat?
Pada kondisi tertentu, dokter mungkin menyarankan ibu hamil untuk membatasi konsumsi cokelat, misalnya jika:
Mengalami diabetes gestasional.
Sulit mengontrol kadar gula darah.
Mengalami kenaikan berat badan yang berlebihan selama kehamilan.
Jika tetap ingin menikmati cokelat, cobalah mengombinasikannya dengan makanan bergizi, misalnya menambahkan sedikit dark chocolate ke yogurt tinggi protein atau buah-buahan agar kebutuhan nutrisi tetap terpenuhi.
Makanan yang sebaiknya dihindari selama hamil
Selain membatasi makanan manis, ibu hamil juga perlu menghindari beberapa jenis makanan yang berisiko membawa bakteri atau zat berbahaya bagi janin, di antaranya sebagai berikut merujuk
NHS
:
Susu dan keju yang tidak dipasteurisasi, karena berisiko mengandung bakteri Listeria yang dapat menyebabkan infeksi serius pada kehamilan.
Daging mentah atau setengah matang, termasuk daging olahan yang belum dipanaskan dengan baik, karena dapat membawa parasit penyebab toksoplasmosis.
Hati dan olahannya, sebab mengandung vitamin A dalam jumlah sangat tinggi yang tidak dianjurkan selama kehamilan.
Ikan dan makanan laut mentah, seperti sushi dengan ikan mentah atau kerang mentah, karena berisiko mengandung bakteri dan parasit.
Minuman beralkohol, karena dapat mengganggu perkembangan janin.
Makanan atau minuman berkafein berlebihan, termasuk kopi, teh, minuman energi, dan cokelat dalam jumlah besar.
Buah dan sayuran yang tidak dicuci bersih, karena dapat terkontaminasi bakteri atau parasit dari tanah.
Agar kehamilan tetap sehat, imbangi konsumsi cokelat dengan pola makan bergizi seimbang serta hindari makanan yang berisiko membawa bakteri, parasit, atau zat yang dapat membahayakan perkembangan janin.
Jika memiliki kondisi medis seperti diabetes gestasional atau kehamilan berisiko tinggi, konsultasikan terlebih dahulu dengan dokter mengenai pola makan yang paling sesuai.
Demikian jawaban dari pertanyaan apakah ibu hamil boleh makan cokelat. Semoga bermanfaat.
(sac/fef)
Add
as a preferred
source on Google
[Gambas:Video Mookie Design]
Baca lagi: MHSB dan Persebaya Siapkan Pemain Lewat Delapan Tahap Pemeriksaan PCMA
Baca lagi: Kabar Terbaru Tol Tanpa Setop, Kapan Berlaku?
Baca lagi: Ruben Onsu Balas Jordi setelah Kerap Disenggol: Sok Hebat




6 Responses
Artikel ini meruntuhkan skeptisisme melalui penyajian bukti-bukti empiris yang dikurasi dengan tingkat ketelitian yang tinggi https://www.pushsquare.com/news/2018/11/editorial_fake_ps5_news_will_be_rampant_over_the_next_12_months jadi semangat buat dibaca lagi
Wah, gila sih penjelasannya clear banget! Btw, kemaren gw juga nemu referensi tambahan di https://www.newswire.co.kr/newsRead.php?no=286743 bahasannya mirip-mirip dan oke juga buat dibaca.
Penjelasannya asik dan gampang dicerna. Kalau ada yang lagi nyari bahan perbandingan atau insight lain soal topik ini, link https://kldp.org/node/61681 ini juga sangat direkomendasikan.
Tulisan yang mengedukasi dan membuka perspektif baru bagi pembacanya. Bila berkenan, kunjungi pula https://kldp.org/node/31863 yang mengulas diskursus terkait dengan cukup tajam.
Wah, tulisannya ngebantu banget buat nambah insight baru. Barusan saya juga nemu https://kldp.org/comment/271029 yang ngulas materi kayak gini dengan detail yang nggak kalah oke.
Ini adalah manifestasi konkret dari sebuah karya ilmiah yang menjunjung tinggi kode etik, objektivitas, dan integritas literasi https://relationes.twoday.net/stories/2452216/