Anxious Attachment: Pengertian, Tanda, dan Cara Mengatasinya

Daftar Isi

Penyebab anxious attachment

Tanda anxious attachment

Cara mengatasi anxious attachment

1. Kenali pemicunya

2. Ungkapkan kebutuhan

3. Bangun rasa percaya diri dan prioritaskan kebutuhan sendiri

4. Tetapkan batasan

Jakarta, Mookie Design Indonesia

Apakah kamu sering merasa gelisah saat harus berpisah dengan pasangan atau merasa tidak cukup dicintai? Kondisi ini bisa jadi pertanda bahwa kamu memiliki

anxious attachment

. Kenali pengertian, tanda, dan cara mengatasinya.

Anxious attachment

merupakan salah satu gaya kelekatan (

attachment style

) saat seseorang cenderung merasa tidak aman dalam hubungan karena takut ditinggalkan, diabaikan, atau tidak dicintai.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Kondisi ini membuat seseorang khawatir tidak cukup baik untuk pasangannya atau selalu membutuhkan validasi bahwa kehadirannya berharga di dalam hidup pasangannya.

Penyebab

anxious attachment

Mengutip

WebMD

, kondisi ini erat kaitannya dengan pola pengasuhan tidak konsisten yang diterima seseorang sejak ia masih bayi.

Orang tua atau pengasuh terkadang bersikap hangat dan perhatian, tapi di lain waktu mengabaikan kebutuhan emosional anak.

Anxious attachment

terjadi karena beberapa hal sebagai berikut.

Trauma

Emosi yang diabaikan

Berpisah dari orang tua terlalu dini

Pola asuh yang tidak konsisten

Pengasuh kurang berpengalaman

Pengasuh atau orang tua mengalami depresi

Tanda

anxious attachment

Terdapat beberapa tanda seseorang memiliki gaya kemelekatan

anxious attachment

, melansir

Cleveland Clinic

.

Terlalu fokus dan memprioritaskan kebutuhan pasangan alih-alih kebutuhan sendiri

Takut ditolak atau ditinggalkan

Mempertanyakan harga diri

Adanya kebutuhan validasi yang kuat bahwa Anda dicintai

Kecemasan yang tinggi

Cemburu berlebihan dalam sebuah hubungan

Sulit menetapkan batasan yang sehat

Kesulitan memahami emosi sendiri

Cara mengatasi anxious attachment

Apa

anxious attachment

bisa diatasi? Rupanya gaya kemelekatan satu ini bisa diatasi asal kamu mengetahui pemicu atau penyebabnya.

1. Kenali pemicunya

Memahami hal-hal yang memicu

anxious attachment

dapat membantu mengatasinya.

Kamu bisa membuat catatan mengenai situasi saat merasa diabaikan atau butuh kepastian. Setelah itu, tanyakan pada diri sendiri apakah perasaan tersebut mengingatkan akan sesuatu di masa lalu.

Kamu juga bisa meminta bantuan pasangan untuk mengenali kondisi seperti apa yang membuat kecemasan itu muncul.

2. Ungkapkan kebutuhan

Komunikasi merupakan salah satu kunci keberhasilan suatu hubungan. Karena itu, jika memiliki

anxious attachment

, ada baiknya untuk mengungkapkan kecemasan itu kepada pasangan.

Katakan, misal, bahwa kamu merasa cemas setiap pasangan meninggalkan rumah, atau saat seorang teman tidak merespons pesan teks.

Hindari kalimat yang menekankan pada “kamu” seperti, “Kamu membuatku cemas.” Fokuslah pada “aku” dan apa yang dirasakan.

3. Bangun rasa percaya diri dan prioritaskan kebutuhan sendiri

Jangan menjadikan pasangan sebagai satu-satunya sumber kebahagiaanmu.

Cobalah untuk melakukan aktivitas lain yang membuat bahagia, seperti melakukan hobi, menonton konser, atau olahraga pada waktu luang. Kegiatan inilah yang dapat meningkatkan kepercayaan diri dan mengurangi

anxious attachment

.

4. Tetapkan batasan

Batasan yang sehat dalam sebuah hubungan dapat melindungi jika suatu hari menghadapi permasalahan dengan pasangan. Cobalah mengetahui kapan kamu harus memberi ruang pada pasangan dan menjaga jarak emosional.

(pua/els)

Add

as a preferred

source on Google

[Gambas:Video Mookie Design]

Baca lagi: Siapa yang Membuat Lagu KPop Demon Hunters?

Baca lagi: Tanggapi Trump, Taiwan Tekankan Negaranya Tidak untuk Diperdagangkan

Baca lagi: Fosil Dinosaurus Terbesar Asia Tenggara Ditemukan di Thailand

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Kamu mungkin juga menyukai: