
Jakarta, Mookie Design Indonesia
—
Chief Experience Officer CT Corp
Putri Tanjung
mengatakan,
AIGNER
menjadi salah satu brand
luxury
pertama yang masuk ke Indonesia melalui
Metro Department Store
.
Menurutnya, AIGNER mampu bertahan selama puluhan tahun karena tetap menjaga kualitas di tengah tren fesyen yang terus berubah.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Hal tersebut disampaikan Putri saat menghadiri peluncuran koleksi terbaru AIGNER Spring/Summer 2026 di butik AIGNER, Pondok Indah Mall 2, Jakarta, Selasa (19/5).
Acara tersebut turut dihadiri Presiden Komisaris Metro Department Store Anita Ratnasari Tanjung, Luna Maya, Maxime Bouttier, Kimberly Ryder, Della Dartyan, Adinia Wirasti, Adinda Thomas, Audi Marissa, Gabriel Prince, Renata Kusmanto, hingga sejumlah KOL dan pelanggan VIP.
Putri mengatakan, AIGNER sudah menjadi bagian dari perjalanan fesyen masyarakat Indonesia selama puluhan tahun.
”
Brand luxury
pertama yang masuk ke Indonesia itu adalah AIGNER. Jadi selama 30 tahun AIGNER sudah menemani masyarakat Indonesia,” kata Putri.
Ia mengaku memiliki kedekatan personal dengan
brand
tersebut karena sang ibu juga kerap mengenakan koleksinya.
Menurut Putri, di tengah perkembangan tren fesyen yang terus berubah, AIGNER tetap mampu mempertahankan identitasnya sebagai
brand
yang modern, elegan, dan timeless.
“Menurut aku koleksinya sangat
timeless
, sangat elegan, dan yang paling aku suka AIGNER tidak pernah
compromise
sama kualitas,” ujarnya.
Mengusung tema Paradiso Botanico, koleksi terbaru AIGNER terinspirasi dari suasana
summer countryside
yang hangat dan tenang. Koleksi ini menghadirkan sentuhan modern summer
elegance
lewat detail pengerjaan yang presisi, tekstur natural, inspirasi floral, serta palet warna lembut khas musim panas.
Putri juga mengaku senang melihat AIGNER tetap berkembang sebagai
brand
klasik yang sudah lama hadir di Indonesia. Ia juga menyebut koleksi Paradiso Botanico bernuansa floral menjadi salah satu yang paling menarik perhatiannya.
Putri berharap industri fesyen Indonesia ke depan bisa semakin berkembang dan dikenal secara global tanpa kehilangan identitas lokalnya.
“Semoga fesyen di Indonesia lebih besar, lebih beragam, lebih terbuka secara internasional, tapi juga tetap mengakar pada kultur lokal,” tutupnya.
(anm/asr)
Add
as a preferred
source on Google
[Gambas:Video Mookie Design]
Baca lagi: Bareskrim Periksa 40 WNA terkait Sindikat Judol Hayam Wuruk Jakbar
Baca lagi: Xanh SM Resmi Luncurkan Taksi Listrik di Indonesia
Baca lagi: Komdigi Godok Aturan Daftar Media Sosial Wajib Cantumkan Nomor HP



