Ahli Ingatkan Penumpang: Sabuk Pengaman Benda Terkotor di Pesawat

Jakarta, Mookie Design Indonesia

Ada satu benda yang sangat kotor di

pesawat

tapi pasti disentuh penumpang. Banyak yang tidak sadar, mereka menyentuh sarang kuman setiap kali naik pesawat dan sering lupa untuk membersihkannya.

Selama berada di pesawat, penumpang secara tidak sadar menyentuh banyak benda dan permukaan. Setiap permukaan di pesawat tentu saja ada kumannya. Tetapi para ahli mengungkapkan, ada satu benda yang sangat kotor dan pasti disentuh penumpang.

“Apa pun yang sering disentuh orang cenderung terkontaminasi karena kita membawa banyak kuman di tangan kita,” kata ahli mikrobiologi lingkungan dan peneliti kesehatan masyarakat di Universitas Arizona, Kelly Reynolds, mengutip

Reader’s Digest

.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Profesor dan spesialis biologi penyakit menular di Fakultas Kedokteran Indiana University, William J. Sullivan menambahkan, virus influenza, SARS, norovirus, hingga bakteri E. Coli dan MRSA bahkan bisa menempel di permukaan dalam waktu yang lama, tidak mati walau sudah berhari-hari.

Reynolds dan Sullivan mengungkapkan, bagian terkotor di pesawat yang sering disentuh atau bahkan pasti akan disentuh penumpang adalah sabuk pengaman, meliputi tali dan logamnya.

Sabuk pengaman disentuh penumpang saat pesawat lepas landas dan mendarat. Benda yang selalu disentuh ini, sering tidak terpikirkan oleh penumpang bahwa ada banyak kuman yang bersarang di sana.

Ada dua alasan utama bagaimana sabuk pengaman menjadi benda paling kotor di pesawat. Pertama, sabuk pengaman itu selalu disentuh oleh banyak orang secara bergantian. Kedua, sabuk pengaman jarang dan sulit dibersihkan.

“Penelitian telah berulang kali menunjukkan kuman yang ada di pesawat banyak terdapat di permukaan dengan kontak tinggi. Termasuk bagian pegangan, sandaran kursi, layar, meja lipat, dan sabuk pengaman,” jelas Sullivan.

Reynolds menambahkan, penumpang juga seringkali menyentuh sesuatu dan lupa membersihkannya. Oleh karena itu, sebaiknya penumpang lebih proaktif dalam membersihkan benda yang akan dan telah disentuhnya.

“Apa yang harus Anda lakukan adalah menyeka (membersihkan) sabuk pengaman itu. Bagian logamnya, karena semua orang menyentuhnya. Bagian kain sabuk pengaman juga, karena semua orang menarik itu,” jelasnya.

Ia juga mengatakan bahwa sabuk pengaman sangat sering terkontaminasi kuman melalui aktivitas penumpang. Mulai dari terkena muntahan bayi, keringat penumpang, minuman yang tumpah, dan masih banyak lagi yang membuat sabuk pengaman kotor.

Lanjut ke sebelah..

Kabar buruknya lagi, sabuk pengaman adalah benda yang sulit dibersihkan. Kursi dan kain-kain di pesawat tidak mudah disterilkan dengan desinfektan, karena kuman terperangkap di serat-serat bahan.

Kain di sabuk pengaman pesawat juga tidak dicuci selama berbulan-bulan, kuman dan bakteri di sana mungkin sudah menumpuk. Sementara logam di sabuk pengaman bisa dilap menggunakan desinfektan, tetapi biasanya petugas maskapai membersihkan bagian ini dengan asal untuk mempercepat waktu.

“Sebaiknya mempertimbangkan apa pun yang berpotensi terkontaminasi kuman,” kata Sullivan.

Jadi apa yang harus dilakukan penumpang karena banyak benda yang pasti disentuh di pesawat? Pertama, selalu membawa tisu desinfektan dan menggunakannya untuk membersihkan semua permukaan yang akan bersentuhan dengan kulit.

Kedua, hindari menyentuh wajah dengan tangan. Baik anak-anak maupun orang dewasa setidaknya menyentuh wajah sebanyak 50 kali dalam satu jam. Tangan yang terkontaminasi akan langsung mentransfer kuman ke wajah, dan mereka bisa masuk melalui mulut, hidung, atau mata.

Ketiga, pilih tempat duduk yang jauh dari jangkauan orang, seperti kursi di samping jendela yang barisnya jauh dari toilet pesawat. Kursi yang berada di dekat koridor kabin atau di dekat toilet akan lebih sering disentuh penumpang lain yang berlalu lintas di sana sepanjang waktu.

“Kursi di dekat jendela membuat Anda lebih sedikit berhubungan dengan orang lain. Sementara kursi di dekat area dengan lalu lintas tinggi seperti dekat kamar mandi memiliki kontak yang lebih banyak dengan orang lain,” pungkasnya.

Add

as a preferred

source on Google

Alasan Kenapa Sabuk Pengaman Dinilai sebagai Benda Terkotor di Pesawat

BACA HALAMAN BERIKUTNYA

HALAMAN:

1

2

Baca lagi: Google Diberi Waktu 7 Hari Buat Patuh PP Tunas

Baca lagi: Top 3 Sports: Arsenal Kalah, Persija Hajar Persebaya

Baca lagi: Banggar DPR Minta Kompensasi Listrik ke Orang Kaya & Industri Disetop

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Kamu mungkin juga menyukai: