8 Kota Dunia yang Ideal untuk Jadi Tempat Tinggal di Usia 20-40 Tahun

Jakarta, Mookie Design Indonesia

Ada sejumlah

kota

di seluruh dunia yang menurut para ahli merupakan tempat tinggal terbaik untuk orang dengan kategori dewasa muda atau

young adults

. Bagi Gen Z atau para Millennial akhir yang ingin pindah ke luar negeri, mungkin tempat-tempat ini yang paling cocok untuk kalian.

Kategori dewasa muda adalah antara umur 20-40 tahun, di mana periode itu merupakan tahapan yang paling dinamis sepanjang rentang kehidupan manusia

Tak sedikit orang yang hendak tinggal di luar negeri, entah itu untuk mengejar karier, memulai hidup baru, mengenyam pendidikan, atau bahkan menginginkan kualitas hidup yang lebih baik.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Terlebih lagi saat ini banyak profesi yang ramah kerja jarak jauh, sehingga pindah ke luar negeri terdengar lebih memungkinkan. Dengan karakter para orang dewasa muda yang senang mengejar mimpi dan mencari suasana baru, mencari tempat tinggal adalah salah satu keputusan penting dalam hidup.

Beberapa faktor yang seringkali menjadi pertimbangan young adults sebelum menentukan tempat tinggal adalah ketersediaan lapangan kerja, biaya hidup, kenyamanan, hingga kualitas hidup di tempat tersebut.

Travel and Leisure

sudah menemukan daftar tempat tinggal terbaik di seluruh dunia yang cocok untuk orang dewasa muda, setelah bertanya kepada dua orang ahli perjalanan internasional.

Berikut 8 kota untuk tempat tinggal terbaik di luar negeri Tahun 2026 buat single, melansir

Travel and Leisure

.

Chiang Mai, Thailand

Thailand akhir-akhir ini populer di kalangan generasi muda yang memilih bekerja jarak jauh. Terlebih lagi setelah negara ini meluncurkan Destination Thailand Visa (DTV), semakin banyak pelancong yang menetap selama lima tahun di Thailand sambil bekerja remote.

Penulis

A Better Life for Half the Price

sekaligus editor buletin Nomadico, Tim Leffel menyoroti bahwa Chiang Mai adalah kota terbaik di Thailand untuk para

young adults

.

Pilihan yang tepat untuk mereka yang ingin memulai bab hidup baru dengan penuh hal menarik dengan biaya hidup terjangkau.

Leffel mengungkapkan, kebanyakan yang tinggal di sini hanya mengeluarkan kurang dari USD500 atau sekitar Rp8,5 juta untuk biaya sewa per bulan. Chiang Mai juga dinilai sebagai kota yang membuka banyak kesempatan untuk para ekspatriat.

Toronto, Kanada

Bagi yang ingin mencari keseimbangan antara peluang karir dengan kualitas hidup yang baik, maka Toronto, Kanada bisa menjadi pilihan. Pendiri U.K. Expat Mortgage, Luther Yeates mengatakan bahwa Toronto adalah salah satu tempat tinggal terbaik bagi kaum muda pada tahun 2026.

Ia melihat banyak kliennya yang sukses mengembangkan karir dengan sangat mengesankan setelah bermigrasi ke Toronto. Meskipun biaya hidup dan harga sewa di sana cukup tinggi, tetapi menurutnya masih sepadan dengan peluang karir dan kualitas hidup yang terjamin.

Mereka mendapat kualitas hidup yang lebih baik secara keseluruhan, peluang terbuka lebar, infrastruktur publik memadai, akses kesehatan, hingga hidup berdampingan dengan alam.

Dublin, Irlandia

Sementara itu, Yeates menyebut bahwa Dublin di Irlandia merupakan tempat tinggal yang menarik bagi generasi muda yang memiliki gaya hidup bersosial dan senang minum. Selain itu, Dublin juga penuh akan pesona sejarah dan budaya, sangat menarik untuk dieksplorasi.

Diperkirakan rata-rata biaya hidup di Dublin dalam satu bulan sekitar USD1.210 atau sekitar Rp20,6 juta, belum termasuk harga sewa. Sedangkan dari sisi peluang karier, Dublin merupakan pusat teknologi global sehingga banyak kesempatan emas bagi pekerja di bidang tersebut.

Yeates mengatakan, transportasi dan akses perawatan kesehatan di Dublin juga sangat baik. Kekurangan tinggal di sini hanya perlu beradaptasi dengan cuaca dingin.

Da Nang, Vietnam

Leffel mengungkapkan, Da Nang di Vietnam juga tak kalah menggiurkan untuk para generasi muda. Tinggal di sini selain biaya hidupnya rendah, banyak pula populasi muda yang sama-sama berkembang dan belajar dengan cepat di Da Nang.

Perkiraan biaya hidup untuk satu orang di Da Nang yaitu USD423 atau sekitar Rp7,2 juta per bulan, belum termasuk harga sewa. Peluang karirnya juga luas, karena banyak pengusaha yang merekrut talenta dari Da Nang untuk proyek teknologi.

Da Nang memiliki sejumlah pantai yang indah, jadi cocok untuk generasi muda yang menyeimbangkan antara bekerja dengan rekreasi.

Bangkok, Thailand

Yeates menilai Bangkok di Thailand sebagai kota yang menakjubkan untuk generasi muda, dengan kesempatan kerja yang terbuka luas untuk para pekerja jarak jauh.

Setiap orang bisa menjadi pekerja lepas atau pengusaha lokal dengan standar hidup yang layak jika tinggal di Bangkok.

Biaya hidup di sini juga rendah, bahkan tak perlu mengeluarkan ribuan dolar sudah bisa memiliki kualitas hidup yang tinggi. Menariknya lagi, mudah menemukan orang-orang dengan visi dan semangat yang sama untuk berkembang di sini.

Bansko, Bulgaria

Leffel mencatat dua faktor utama yang membuat generasi muda perlu mempertimbangkan untuk tinggal di Bansko, Bulgaria. Pertama, strategis dan dekat dengan kota-kota populer sehingga cocok untuk para nomaden. Kedua, biaya hidup di sana sangat terjangkau dan ramah untuk ekspatriat yang ingin berkembang.

“Bansko memiliki apartemen murah untuk disewa seharga 300-600 euro (sekitar Rp5,9-11,8 juta) per bulan. Ada tempat kerja dan kehidupan sosial yang berkembang pesat,” kata Leffel.

Montevideo, Uruguay

Selain itu Leffel mengatakan, Uruguay adalah negara paling liberal dan salah satu negara teraman di Amerika, meskipun biaya hidup di sana lebih mahal dibandingkan negara tetangganya seperti Argentina dan Brasil

Orang dewasa muda yang tinggal di Montevideo ibu kota Uruguay bisa tinggal di sana dengan biaya hidup per bulan di bawah USD1.000 atau sekitar Rp19,7 juta, belum termasuk harga sewa.

Selain itu, banyak spot di Montevideo yang populer di kalangan ekspatriat. Mulai dari Ciudad Vieja, Centro, Area Pocitos, dan Carraso.

Lisbon, Portugal

Terakhir adalah Lisbon di Portugal, diklaim sebagai destinasi yang menarik untuk para generasi muda. Lisbon ditinggali oleh banyak ekspatriat yang sudah mapan.

Mereka yang tinggal di Lisbon memiliki gaya hidup yang baik tetapi dengan biaya hidup yang relatif rendah untuk sebuah kota di Eropa. Harga sewa di pusat kota memang cukup tinggi, tetapi Lisbon cocok untuk para kaum nomaden yang bisa bekerja secara jarak jauh.

“Untuk Gen Z saya pikir ini adalah tempat yang bagus untuk dipertimbangkan. Banyak ekspatriat yang sudah mapan, cuaca luar biasa, pantai yang cerah, gaya hidup yang bagus, dan biaya hidup yang relatif rendah untuk Eropa,” tambah Yeates.

Add

as a preferred

source on Google

Kota-Kota Terbaik untuk Tinggal di Luar Negeri bagi Single

BACA HALAMAN BERIKUTNYA

HALAMAN:

1

2

Baca lagi: Wastra Indonesia Tampil Perdana di Pameran Korea Selatan

Baca lagi: Jadwal Indonesia vs Thailand: Kunci Janice Dkk ke Playoff Piala Dunia

Baca lagi: Denada Minta Maaf ke Iwa K-Teuku Ryan soal Isu Ayah Kandung Ressa

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Kamu mungkin juga menyukai: