
Daftar Isi
Ciri orang yang matang secara emosional
1. Berempati
2. Mampu mengenali emosi
3. Fleksibel dan berpikiran terbuka
4. Punya batasan yang sehat
5. Mau mengakui kesalahan
6. Mampu mengelola stres dengan cara yang sehat
7. Mampu menyelesaikan konflik
Jakarta, Mookie Design Indonesia
—
Apa kamu siap membangun hubungan yang sehat? Hubungan yang sehat berawal dari kematangan diri terutama kematangan secara emosional. Berikut
ciri
orang yang matang secara emosional.
Kematangan secara emosional memainkan peran besar dalam
hubungan
. Orang yang matang secara emosional berarti dia mampu mengelola emosi dan stres dalam hidup dengan cara sehat dan produktif.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
“Orang yang matang secara emosional sadar diri, peka terhadap emosi mereka dan tahu bagaimana mengelolanya,” kata Eri Nakagami, direktur klinis Embark Behavioral Health West LA Outpatient Clinic, mengutip dari
Very Well Health
.
Ciri orang yang matang secara emosional
Nakagami berkata orang yang matang secara emosional mengembangkan ketrampilan emosional dan kognitif untuk menavigasi situasi yang penuh tekanan. Mereka juga punya solusi untuk menghadapi tantangan hidup.
Seperti apa orang yang matang secara emosional itu? Cek beberapa cirinya sebagai berikut.
1. Berempati
Dewasa secara emosional berarti kamu mampu mengalihkan fokus dari kebutuhan dan sudut pandang pribadi di momen tertentu, lalu fokus ke realitas emosional orang lain.
“Pikiran dan perasaan mereka mampu diungkapkan dengan cara yang sehat dan konstruktif, memastikan bahwa mereka memperlakukan orang lain dengan hormat dan menuntut hal yang sama dari orang lain.,” kata psikolog klinis Lisa Lawless.
2. Mampu mengenali emosi
Kamu dapat mengenali perasaan sendiri dan memahami dari mana perasaan itu berasal. Dengan demikian, kamu dapat mengelola perasaan dengan cara yang tepat.
3. Fleksibel dan berpikiran terbuka
Salah satu ciri penting orang yang matang secara emosional adalah tidak kaku dalam berpikir. Hidup penuh beragam tantangan dan kematangan emosional membuat seseorang menanggapi tantangan itu dengan pikiran terbuka dan kreatif.
Mereka mampu beradaptasi dengan perubahan. Selain itu, mereka juga terbuka dan mau mempertimbangkan ide yang berbeda dari orang lain.
4. Punya batasan yang sehat
Matang secara emosional berarti kamu punya batasan yang sehat. Kamu berkata tidak terhadap hal-hal yang memang melanggar batas.
Batasan itu penting. Kamu tentu tidak ingin terus-terusan berkompromi sehingga lebih banyak merugikan diri sendiri.
5. Mau mengakui kesalahan
Rasanya lebih mudah bersikap defensif dan menyangkal tanggung jawab ketimbang malu atas ketidaksempurnaan. Mengakui kesalahan butuh keberanian dan sikap rendah hati. Hal ini hanya dimiliki oleh mereka yang sudah matang secara emosional.
Melansir dari
Your Tango
, mereka memilih bertanggung jawab atas kesalahan tindakan mereka sebagai cara untuk belajar.
6. Mampu mengelola stres dengan cara yang sehat
Stres pasti ada tapi orang yang matang secara emosional dapat mengelola stres dengan cara yang sehat.
Mereka tidak berusaha menyingkirkan stres atau menghindarinya. Stres hadir untuk dikelola misal, mengambil waktu sendiri (
me time
), menikmati udara segar di alam terbuka, atau menghabiskan waktu bersama hewan peliharaan.
7. Mampu menyelesaikan konflik
Ciri orang yang matang secara emosional tidak serta merta tidak pernah terlibat konflik. Konflik pasti ada tapi mereka dapat menanganinya.
“Mereka yang matang secara emosional dapat menyelesaikan konflik secara efektif, karena mereka adalah pendengar aktif yang sangat baik dan terampil dalam menemukan solusi,” kata Lawless.
(els)
Add
as a preferred
source on Google
[Gambas:Video Mookie Design]
Baca lagi: Telkom Rombak Jajaran Komisaris, Ada Dirjen Komdigi Edwin Hidayat
Baca lagi: FOTO: Ogura Juara MotoGP Belanda, Martin Kudeta Bezzecchi di Klasemen
Baca lagi: Kebakaran Berhari-hari, Warga Sekitar TPA Jatiwaringin Minta Relokasi




5 Responses
Terima kasih sudah membagikan artikel yang informatif seperti ini. Buat yang ingin melihat sudut pandang lain, saya juga menemukan https://kldp.org/comment/257218 yang cukup menarik.
Asli, awalnya bingung tapi abis baca ini jadi langsung connect. Eh sekadar sharing, di https://kldp.org/comment/259005 juga ada ulasan yang se-tipe dan seru buat nambah referensi.
Artikel ini secara gamblang mengilustrasikan bagaimana sebuah fenomena harus dibedah dengan menggunakan pisau analisis multidisipliner https://aseannow.com/topic/1231564-i-need-a-refresher-in-tennis-jargon/
Tulisan yang mengedukasi dan membuka perspektif baru bagi pembacanya. Bila berkenan, kunjungi pula https://kldp.org/node/31863 yang mengulas diskursus terkait dengan cukup tajam.
Penulis berhasil menyodorkan alternatif penyelesaian masalah yang sangat efisien dari sudut pandang alokasi sumber daya https://crookedtimber.org/page/762/?ref=ARKADASBUL.NET