
Daftar Isi
1. Berani mencoba hal baru
2. Mau mencoba lagi setelah gagal
3. Berani menyampaikan pendapat
4. Punya inisiatif
5. Tidak mudah menyerah saat menghadapi tantangan
6. Punya pandangan positif tentang diri sendiri
7. Nyaman berteman dan bekerja sama
Jakarta, Mookie Design Indonesia
—
Kepercayaan diri menjadi salah satu aspek penting dalam tumbuh kembang
anak
. Anak yang percaya diri biasanya lebih mudah terlihat dari kesehariannya.
Orang tua
perlu memahami bahwa kepercayaan diri anak tidak selalu muncul dalam bentuk yang besar, kadang tanda-tandanya justru tampak dari hal-hal sederhana.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Sejumlah penelitian menunjukkan kepercayaan diri pada anak berkaitan dengan motivasi belajar, kemampuan sosial, ketahanan saat menghadapi kegagalan, hingga cara anak menilai dirinya sendiri.
Berikut tujuh ciri anak percaya diri yang bisa terlihat sehari-hari, dikutip dari berbagai sumber.
1. Berani mencoba hal baru
Anak yang percaya diri biasanya lebih berani mencoba hal baru, meski tetap bisa merasa gugup. Mereka tidak langsung menghindar hanya karena takut salah atau takut gagal.
Mengutip studi
Developing Traits of Self-Confidence and Intrinsic Motivation
, anak dengan kepercayaan diri tinggi cenderung mau mencoba tantangan, punya keinginan untuk berkembang, dan tidak mudah menyerah.
[Gambas:Video Mookie Design]
2. Mau mencoba lagi setelah gagal
Anak percaya diri bukan berarti selalu berhasil dalam semua hal. Bedanya, mereka lebih mampu bangkit saat melakukan kesalahan atau ketika hasilnya tidak sesuai harapan.
Dalam keseharian, ciri ini bisa terlihat saat anak mau mencoba lagi setelah kalah lomba, tidak langsung berhenti saat salah mengerjakan tugas, atau tetap berani ikut kegiatan baru meski pernah gagal sebelumnya.
3. Berani menyampaikan pendapat
Anak yang percaya diri biasanya lebih berani menyampaikan apa yang ia pikirkan. Di sekolah, hal ini bisa terlihat dari keberanian bertanya, menjawab pertanyaan, atau berbicara saat diminta.
Anak yang percaya diri juga cenderung lebih aktif dalam kegiatan belajar. Mereka tidak terlalu takut menyampaikan ide, meski pendapatnya belum tentu selalu benar.
4. Punya inisiatif
Kepercayaan diri juga bisa terlihat dari inisiatif anak dalam melakukan sesuatu. Anak mulai berani mengambil langkah sendiri, tentu tetap sesuai usia dan kemampuannya.
Pada anak, ciri ini bisa tampak sederhana. Misalnya berani memilih kegiatan, mencoba menyelesaikan tugas sendiri, atau menawarkan bantuan tanpa selalu menunggu disuruh.
5. Tidak mudah menyerah saat menghadapi tantangan
Untuk anak yang percaya diri, tantangan dilihat sebagai bagian dari proses belajar. Saat menemui kesulitan, mereka lebih mungkin mencoba mencari cara lain daripada langsung berhenti.
Sikap ini berkaitan dengan kegigihan atau
persistence
. Anak belajar bahwa gagal bukan berarti tidak mampu, melainkan bagian dari proses untuk mencoba lagi.
6. Punya pandangan positif tentang diri sendiri
Anak yang percaya diri biasanya mulai bisa melihat kelebihan dirinya tanpa merasa harus lebih hebat dari orang lain. Ia mengenali hal yang bisa dilakukan dan tidak terus-menerus merasa dirinya kurang.
Melansir penelitian tentang kepercayaan diri dan motif intrinsik, hal ini dikenal sebagai
positive self-assessment
atau penilaian diri yang positif. Sikap ini membantu anak merasa lebih aman dan nyaman dengan dirinya sendiri.
7. Nyaman berteman dan bekerja sama
Kepercayaan diri juga berkaitan dengan kemampuan sosial anak. Anak yang percaya diri biasanya lebih nyaman bergabung dalam kelompok, memulai percakapan, bekerja sama, dan membangun hubungan dengan teman sebaya.
Namun, ini bukan berarti anak harus selalu ekstrover atau ramai. Anak yang pendiam pun bisa percaya diri, selama ia tetap nyaman menjadi diri sendiri dan mampu berinteraksi saat diperlukan.
Jadi, anak yang percaya diri bukan berarti anak yang tidak pernah takut atau selalu tampil menonjol.
Kepercayaan diri justru terlihat dari keberanian mencoba, kemampuan bangkit setelah gagal, dan keyakinan bahwa dirinya mampu belajar.
Orang tua dapat membantu membangun kepercayaan diri anak dengan memberi ruang untuk mencoba, menghargai usaha, tidak hanya memuji hasil, serta membiarkan anak belajar mengambil keputusan sesuai usianya.
(anm/fef)
Add
as a preferred
source on Google
Baca lagi: FOTO: Amarah Warga Albania Tolak Pembangunan Resort Menantu Trump
Baca lagi: INFOGRAFIS: Koleksi Pakaian untuk Capsule Wardrobe
Baca lagi: Said Abdullah Dorong KSSK Perkuat Sinergi Jaga Stabilitas Rupiah




One Response
situs slot gacor terpercaya selalu ramai dikunjungi karena menyediakan game trending yang seru dimainkan bersama promo jackpot yang sangat menguntungkan NONASLOT88